Warga Basirih Sebagai Petugas KPPS Meninggal Dunia

Catatan petugas meninggal dunia kembali bertambah dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Berita duka kali ini dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat.
Abdul Hadi (51) menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Ulin Banjarmasin, pada Kamis (25/4) sekitar pukul 01.40 Wita. Warga Kompleks Yuka, Rt 03, Kelurahan Basirih itu merupakan anggota KPPS 03 Kelurahan Basirih.
Ketua RT 03, Hamdani mengatakan sehari sebelumnya Abdul Hadi sempat dilarikan ke IGD RS dr Soeharsono (TPT) Banjarmasin pada Rabu pagi. Berhubung keterbatasan peralatan medis akhirnya Abdul Hadi dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Faktor kelelahan menjadi anggota KPPS saat pemilu serentak diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi Abdul Hadi. "Soalnya di TPS 03 baru selesai sekitar pukul 04.30 Wita dini hari, Kamis pekan lalu," ucap Hamdani.
Abdul Hadi yang juga Ketua BPK Al Mukhlisun di Komplek Yuka RT 03 itu meninggalkan seorang istri dan dua anak. Anak perempuannya masih bersekolah di SMA, dan anak laki-lakinya masih berumur 3 tahun.
Saudara Ipar Almarhum, Yitno menerangkan Abdul Hadi sebelumnya memang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi. "Pagi Rabu, Abdul Hadi sudah tak sadarkan diri. Sepertinya almarhum kelelahan," terangnya. Abdul Hadi dkebumikan di pemakaman dekat rumah duka di Basirih.
Ketua KPU Banjarmasin, Gusti makmur bersama dua rekan anggota KPU lainnya menyempatkan diri untuk bertandang ke rumah duka. Mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. "Kedatangan kami memberikan sedikit santunan kepada keluarga," jelasnya.
Menurut Gusti, hingga sekarang sudah ada 118 petugas KPPS pemilu serentak di Indonesia yang meninggal dunia. "Mudah-mudahan semuanya ikhlas apapun yang terjadi. Memang sudah takdirnya," tuturnya.
Terkait perhitungan hasil pemilu yang memakan waktu sangat lama, Gusti Makmur mengharapkan agar tidak dilaksanakan lagi pemilu serentak. "Sebaiknya dipecah saja, pilpres dan pileg jangan digabung lagi. Supaya tidak menguras energi lagi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tuntasnya.(mr-154/ema)
Share on Google Plus

About Info Kalimantan Selatan

0 comments:

Posting Komentar