Beriklan Disini

Saat Payung Jadi Wisata Di Daerah Yang Minim Tempat Wisata

PROKAL.CO, Jika selama ini payung difungsikan untuk melindungi badan dari rintik hujan dan terik matahari, lain halnya dengan di Banjarbaru. Payung digunakan beberapa tempat wisata untuk menarik pengunjung. Dengan cara menggantung beraneka warna payung, agar suasana menjadi indah.
----------------------------------------
Benar saja, warna-warni payung yang bergantungan di beberapa tempat belakangan ini cukup menarik minat pengunjung untuk datang karena penasaran. Ada pula yang ingin mengabadikan keindahannya dengan cara berfoto.
Salah satu tempat wisata yang mulai mengandalkan warna-warni payung ialah Hutan Pinus terletak di Jalan P Suriansyah Ujung, Kelurahan Komet, Banjarbaru. Hutan pinus yang biasanya polos tanpa ada hiasan berubah menjadi indah dengan adanya payung-payung.
Mulai indahnya pinus membuat masyarakat banyak berdatangan, seperti yang terlihat Sabtu (27/5) kemarin. Ada puluhan pengunjung menikmati keindahan pinus, ada yang duduk-duduk, berfoto dan berjalan mengelilingi area hutan.
Seorang pengunjung Silvi mengaku baru pertama kali datang ke Hutan Pinus, lantaran melihat keindahannya di media sosial instagram. "Sebelum ada payungnya saya tidak pernah ke sini, karena pas ada payungnya baru booming," katanya kepada Radar Banjarmasin.
Dia menambahkan, Hutan Pinus sekarang memang mulai menarik dengan adanya payung yang bergantungan. Akan tetapi, jika tidak ada hiasan tambahan lain maka minat pengunjung dikhawatirkan berkurang karena bosan. "Jadi kalau bisa ada tambahan fasilitas lain, sebab beberapa wisata lain juga mulai banyak yang menggunakan payung seperti ini," tambahnya.
Tempat lain yang memperindah kawasannya dengan warna-warni payung ialah Komplek Kota Santri di Jalan Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru. Payung-payung terlihat digantung tepat di gerbang masuk komplek, sehingga dapat dilihat langsung oleh masyarakat yang melintas.
Karena terlihat bagus, beberapa pengguna jalan ada yang menyempatkan diri singgah untuk berfoto. Padahal sebelum ada payung yang bergantungan, jarang ada warga yang mengabadikan gambar di Kota Santri.
Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya mengungkapkan, kawasan wisata tidak harus mengeluarkan investasi besar untuk bisa diminati pengunjung. "Untuk menarik pengunjung tak perlu modal besar, cukup dengan payung, balon dan aneka warna bisa menarik wisatawan," ungkapnya.
Yang terpenting menurutnya, destinasi harus Sapta Pesona. Yaitu, aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. "Jadi kalau sudah Sapta Pesona, destinasi tak perlu dengan investasi besar," pungkasnya. (ris/yn/ran/ema)
Sumber: Radar Banjar
Share:

Join With Us

Yang Sering Dibaca

Pasang Iklan

Info Kalsel Hari Ini

IBX5832BBDA88A32

Pendidikan