Rabu, 07 Desember 2016

Hipmikindo Banjarmasin Bersama KPP Pajak Pratama Membina UKM Banjarmasin

Ketua Hipmikindo Banjarmasin

Foto Bersama

Para Panitia


Foto Bersama Nara Sumber

mereka yang kece
Kesadaran membayar pajak di kalangan masyarakat memang masih perlu terus ditumbuhkan. Tidak hanya di kalangan pengusaha kaya yang telah mapan, tapi pengusaha kecil dan menengah (UKM) pun wajib tahu dan memenuhi kewajiban membayar pajak.

Kenyataannya, selama ini masih banyak yang tidak memenuhi kewajiban membayar pajak, bahkan mengaku ngeri mendengar kata pajak. Hal ini seperti diakui Ketua Hipmikindo Kota Banjarmasin, Yeni Mulyani.

Dia mengatakan banyak pelaku usaha, utamanya usaha mikro kecil selama ini ngeri mendengar kata pajak. Sebab yang ada di benaknya, pajak identik dengan membayar sejumlah uang. "Begitu mendengar pajak sudah underestimate dulu. Imej semacam itu perlu diubah, salah satunya melalui kegiatan bareng semacam ini," kata Yeni saat menghadiri Seminar UKM 2016 dengan tema Peran Serta Pajak Dalam MenyongsongEra Pemasaran Digital Untuk UKM Bermartabat dan Bazar Produk UKM yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin, Selasa (6/12).

Namun Yeni berharap petugas pajak jangan menuntut pelaku usaha untuk membayar pajak, tetapi juga harus memberikan kontribusi positif bagi UMKM agar usahanya semakin maju dan berkembang.

Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama dalam kegiatan Seminar UKM 2016 ini dapat membuka wawasan dan mengubah mindset para pelaku usaha terkait pajak, bahwa pajak itu positif.
"Jangan lagi ada anggapan membayar pajak akan mengurangi pendapatan, tapi dengan sinergi yang dilakukan akan berdampak positif," tandasnya.

Bagaimana upaya Kanwil DJP Kalselteng memberikan edukasi dan penjelasan kepada masyarakat termasuk pelaku UKM terkait pajak? baca berita selengkapnya di Banjarmasin Post edisi Rabu (7/12/2016). (*)

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/2016/12/06/pengu saha-ukm-masih-ngeri-dengar-kata-pajak

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: