Selasa, 23 Agustus 2016

Polres HST Adakan Focus Group Discussion (FGD) Untuk Cek Kesiapan Tim Karhutla

Mengantisipasi munculnya titik api, Polres Hulu SungaiTengah, menggelar Focus Group Discussion (FGD).
Tujuannya, mengetahui kesiapan semua pihak, khsususnya pemerintah daerah untuk upaya tersebut. Diskusi yang dipimpin Kapolres HST AKBP Syahril Saharda bersama Dandim 1002Barabai Letkol Inf Dodit Herry Setiawan, Selasa (22/8).
Forum tersebut melibatkan SKPD terkait pemerintah kabupaten, TNI, Balakar 654 Murakata, Tagana, tokoh masyarakat serta kalangan BUMN.
Pada forum tersebut disebutkan, tim Karhutla HST telah membangun Posko di halaman Balai Rakyat.
Menurut Kapolres, meski belum ditemukan titik api di HST, persiapan antisipasi tetap harus dicek.
Pada kesempatan itu,Kasat Pembinaan Masyarakat (Binmas) AKP CH Pramono menyatakan, ada sejumlah kendala di hadapi, dalam rangka penanganan Karhutla.
Antara lain belum memadainya fasilitas perlengkapan yang dimiliki daerah, jarak lokasi kebakaran yang sulit dijangkau transportasi, masih terputusnya koordinasi antarinstansi serta belum adanya anggaran khusus untuk operasional.
Meskipun bisa dianggarkan dari dana desa, namun salah satu perwakilan dari Kecamatan Hantakan menjelaskan, belum ada anggaran khusus dana desa tersebut. Demikian pula dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah, yang belum punya dana khusus untuk pencegahan maupun penanganan tersebut.
Namun, semua pihak sepakat, mengusahakan agar Pemkab dibantu kalangan swasta punya rekening bersama untuk penanganan Karhutla. Selain untuk membeli perlengkapan safety petugas lapangan seperti baju tahan panas, juga untuk biaya operasional. Soal keterlibatan BUMN, Kepala BRI Cabang Barabai, Tri Ichsan Nur, menyatakan pihaknya bisa membantu melalui dana CSR.
Sumber : tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: