Beriklan Disini

Pedagang Kaki Lima Pasar Lama Kota Banjarmasin Pusingkan Satpol PP

Jalan Perintis Kemerdekaan yang berdekatan dengan kawasan Pasar Lama kerap dikeluhkan para pengendara. Betapa tidak, jalan itu kerap tertutup oleh pedagang kaki lima (PKL).
Tak heran jika hampir setiap hari terjadi kemacetan di kawasan itu khususnya pada pagi hari. Pedagang yang berjualan sayur, ayam, ikan asin, dan lainnya berjualan di tepi jalan. Mereka kadang memasang payung berukuran besar, tenda dan lainnya.
Kadang kemacetan terjadi sejak pukul 05.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita. Sedangkan pukul 12.00 Wita kondisi pasar sudah sepi. Bahkan keadaan tersebut juga sempat dikeluhkan Zulfadli Gazali yang saat itu masih menjabat Sekda Kota Banjarmasin. Maklum, rumah dinasnya di Sungai Jingah.
Keluhan muncul saat dia mencoba jalan pintas dengan lewat Jalan Pasar Lama. Tapi mobil dinasnya malah sulit bergerak. Hal ini pun sempat memunculkan aksi penertiban oleh Kota Banjarmasin'>Satpol PP Kota Banjarmasin.
Namun, ketika ditertibkan, jalan memang bersih, tapi setelah petugas menjauh, keadaan kembali seperti semula yakni penuh pedagang di tepi jalan.
"Kebanyakan pedagang pendatang, memang setiap harinya ramai pada pagi hari, sedangkan siang sudah sepi," ujar salah satu pedagang, kemarin.
Sebenarnya, sudah disediakan pasar berfasilitas lengkap seperti toko dan los. Namun, pedagang memilih berjualan ke arah pinggir jalan. Padahal sejumlah los dan kios masih kosong. Informasinya sudah ada kebijaksanaan untuk sewa toko.Jika belum laku, digratiskan satu sampai dua bulan untuk bayar retribusi. Tapi pedagang belum mau pindah. Padahal sewanya tidak mahal antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu perbulan.
"Bahkan untuk pedagang sudah disiapkan toko dan losnya, untuk masing-masing pegadang sayur, ikan maupun lainnya," ujarnya.
Sebenarnya, pilihan berjualan di pibggir jalan tak lepas dari mudahnya bagi orang untuk berbelanja. Tanpa turun dari motor atau harus parkir bisa berbelanja.
Kepala Kota Banjarmasin'>Satpol PP Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik mengakui kondisi tersebut. Pihaknya sudah beberapa kali menertibkan kawasan itu. Namun ketika petugas tak ada, selalu saja kondisinya kembali seperti semula.
Oleh karenanya, pihaknya berencana menjaga kawasan itu secara permanen, terutama ketika jam pedagang ramai tumpah di jalan. Caranya, dia akan menempatkan anak buahnya berjaga di pintu masuk jalan tersebut.
"Cukup beberapa petugas. Nanti diletakkan mobil patroli di pintu masuk jalan. Jadi pedagang akan berpikir jika mau jualan di pinggir jalan," katanya. (ire)
Sumber : tribunnews
Share:

Join With Us

Ads Google

Yang Sering Dibaca

Pasang Iklan

Info Kalsel Hari Ini

IBX5832BBDA88A32

Pendidikan