Senin, 29 Agustus 2016

Memprihatinkan, Dua Ruangan SDN Simpang Tiga Rusak Parah

Resah dan takut jika sewaktu-waktu papan lantai ambruk dan papan plafonnya runtuh, inilah yang dirasakan oleh belasan siswa kelas lima SDN Simpang Tiga.
Setidaknya ada dua ruang kelas di SD yang berada di Kecamatan Lampihong ini mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan.
Letak SD ini cukup unik, pasalnya dibelah oleh perbatasan desa sehingga terpisah, di Desa Lampihong Kanan ada tiga ruangan, sementara empat ruangan lainnya berada di Desa Simpang Tiga.
Dua buah ruangan tersebut selain ruang kelas 5 juga kelas satu, kedua ruangan yang memprihatinkan ini terletak di Desa Simpang Tiga.
Berdasarkan pantauan BPost Online di lapangan, ruang kelas lima merupakan yang terparah mengalami kerusakan. Untuk masuk ke dalam ruangan saja, pintu kelas harus dipegang agar tidak jatuh.
Engsel pintunya lepas sehingga harus ditahan, bagi yang tidak tahu saat membuka pintu kelas lima tersebut bisa saja jatuh.
Selain pintu, kondisi lantai juga sangat memprihatikan, saat diinjak sangat terasa sekali bahwa lantainya lemah, bahkan tak jarang siswa tak berani lari-lari di dalam kelas.
Sebagian papan juga berlobang akibat sebagian tanah ada yang menggunung (alias sarang anai-anai yang biasa merusak papan) tak hanya itu sebagian lantai juga sudah ada yang ditambal.
Kemudian juga plafonnya mulai menjuntai, kondisi ini tentu saja juga sangat mengkhawatirkan, jika kelas diterpa angin, maka papan plafon bisa saja runtuh.
Diruang kelas 1 juga sama, disini dindingnya sudah lapuk dan kubas, sedikit saja disentuh sangat terasa sekali papannya mudah rapuh.
Salah satu siswa mengaku cuukup was-was saat berada di dalam kelas, menurutnya saat berada dikelas tidak bisa bebas seperti bermain dan lari-lari.
"Ulun takutan kalau berjalan ke lantai belakang itu, sudah jabukan," ujarnya polos.
Sumber : tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: