Beriklan Disini

Tiap Tahun Panitia PSB SD di Banjarmasin Didemo Ortu Siswa, Gara-gara Kuota Terbatas


Ujian Akhir Sekolah (UAS) sudah selesai. Kini sekolah dasar negeri (SDN) bakal kembali dihadapkan kegiatan lainnya yakni penerimaan murid baru.
Di Kota  Banjarmasin, pemerimaan murid baru untuk SDN dilaksanakan 31 Mei sampai 1 Juni 2016. Namun, bagi SDN Basirih 1, penerimaan murid baru merupakan momentum 'menakutkan'.
Pasalnya, hampir tiap tahun, konflik terjadi antara panitia penerimaan murid baru dengan calon orangtua murid. Penyebabnya, banyaknya pendaftar tapi kouta yang minim.
Menurut Kepala SDN Basirih 1, Hilal Hamzah, tiap tahun lebih dari 200 calon murid yang mendaftar. Namun kuota yang disediakan cuma dua kelas atau 64 murid. "Seharusnya tiap kelas maksimal 32 murid," ujarnya.
Keadaan ini kerap memunculkan gesekan antara panitia dan calon orangtua murid ketika penerimaan. Bahkan, beberapa kali calon orangtua murid berdemo ke sekolah agar kuota minta tambah.
"Tahun kemarin, kami terpaksa melanggar aturan dengan menempatkan 40 murid di satu kelas. Soalnya ada 120 murid yang diterima," jelasnya.
Artinya, ada tiga kelas baru dari kuota dua kelas. "Ini juga berakibat, kelas II sebanyak 116 murid harus masuk siang, bergantian dengan murid kelas I," katanya.
Sumber : tribunnews
Share:

Join With Us

Ads Google

Yang Sering Dibaca

Pasang Iklan

Info Kalsel Hari Ini

IBX5832BBDA88A32

Pendidikan