Rabu, 04 Mei 2016

Terungkap Modus Korupsi di Dinas Peternakan HST, Speed Boat Dipasang Mesin Xenia


 Kasus dugaan korupsi pada proyek peningkatan pelestarian dan pengawasan sumber daya perikanan di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus bergulir.
Saat ini sudah ada dua terdakwa yakni Ir Suhaimi sebagai mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten HST selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta stafnya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Usuf alias Yusuf.
Dalam sidang di PN Tipikor Banjarmasin, dilakukan pemeriksaan saksi ahli dan terdakwa ini dipimpin majelis hakim Gatot SH. Pada persidangan terungkap speed boat untuk rawa yang diadakan dari anggaran DAK Kementerian Kelautan di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mesinnya dari mobil Xenia.
Pernyataan itu diakui terdakwa Yusuf dan membuat majelis hakim nampak terkejut. Bagi majelis hakim, hal itu semakin menegaskan kenapa speed boat tersebut tak bisa digunakan karen karena tak sesuai spesifikasi.
"Yang namanya speed boat harusnya mesinnya juga untuk speed boat seperti Yamaha atau Suzuki. Pantas tidak bisa digunakan karena mesin dari Xenia," ucap Gatot.
Terdakwa Yusuf pada sidang ini mengaku menunjuk Maman sebagai teknisi. Sedangkan Maman ternyata tak punya keahlian.
Sementara pengakuan Suhaimi ketika ditanya mengenai pemangkasan anggaran dari Rp 650 juta menjadi Rp 190 juta setelah mendapat persetujuan dari kepala daerah.
Sumber : tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: