Selasa, 03 Mei 2016

Perburuan Bekantan di Balangan, Daging Bekantan Dikonsumsi Sebagai Obat Kejantanan


Kasus pemburuan sekaligus penembakan bekantan di Desa Sirap, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, terus didalami pihak kepolisian. Hasil dari introgasi oleh pihak kepolisian, alasan pemburuan untuk dikonsumsi sendiri oleh pelaku baik daging dan minyaknya, karena ada mitos bahwa mampu membangkitkan kejantanan.
"Pengakuan mereka hanya dua kali baru datang ke sini. Yang pertama mendapatkan sembilan buruan, tapi info dari masyarakat mereka sudah sering," kata Kapolsek Juai Ipda Naf'an. Saat ini ketiga bekantan dan dua hirangan yang mati di kuburkan di belakang Mapolsek Juai.
Populasi bekantan di Kecamatan Juai Kabupaten Balangan, ternyata cukup banyak. "Banyak berkeliaran bekantan di hutan, bahkan ada yang ke perumahan warga, karena wilayah hutan semakin berkurang," ujar Kepala Desa Sirap Nanang Trianto.
Menurutnya kejadian adanya penembakan bekantan di desanya tersebut di luar dugaan, ternyata begitu pentingnya keberadaan bekantan. "Selama ini tak ada semacam sosialisasi atau himbauan dari pihak pemerintah untuk tidak melakukan pemburuan terhadap bekantan," katanya.
Lebih lanjut dirinya mengharapkan pemerintah kembali mempertegas pelarangan terhadap pemburuan hewan endemik asli Kalsel ini.
Sumber : Tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: