Jumat, 20 Mei 2016

Mau Jadi Bandara Internasional, Harga Makanan di Syamsudin Noor Jadi Sorotan


Masyarakat Kalimantan Selatan terus mendesak agar pengembangan Bandara Syamsudin Noor menjadi bandara bertaraf internasional segera diwujudkan. Maklum saja, selama ini sebagai pintu gerbang daerah, kondisi Bandara Syamsudin Noor dinilai masih jauh tertinggal.
Sebut saja dengan daerah tetangga, Bandara Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur, sangat jauh bedanya.
Padahal, groundbreaking pengembangan bandara ini sudah dilakukan oleh Wapres Jusuf Kalla pada 18 Mei 2015.Namun, hingga kini belum selesai juga karena berbagai kendala, salah satunya pembebasan lahan.
Kondisi bandara yang seperti ini tentu saja menghambat pengembangan sektor kepariwisataan dan investasi di Banua. Padahal, tidak sedikit investor yang ingin berinvestasi, demikian pula dengan jumlah pelancong luar daerah yang ingin masuk.
Kritikan pedas pun ditujukan kepada kinerja PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Syamsudin Noor. Hal itu seperti disampaikan Ahyadi dari Kadin Kalsel yang menjadi peserta dalam seminar tentang Pemanfaatan Bandara Internasional Syamsuddin Noor sebagai Pintu Gerbang Daerah Tujuan Wisata Kalsel di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Kamis (19/5/2016) pagi.
Pengusaha konstruksi itu mengaku kecewa karena proses lelang pengembangan bandara waktunya molor dari yang disampaikan pihak Angkasa Pura I.
Dia pun tambah kecewa karena pada seminar kemarin bukan GM PT Angkasa Pura I yang datang langsung memberikan penjelasan,melainkan mewakilkan pada bawahannya.
“Jangan menghibur, lalu mengorbankan yang Rp 2,4 triliun itu,” ujarnya menyebutkan nilai proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor.
Keluhan juga disampaikan sejumlah peserta seminar seperti dari ASITA, akademisi dan pengusaha lainnya yang menyoroti mahalnya harga makanan, minuman maupun suvenir di Bandara Syamsudin Noor akibat mahalnya sewa kios, serta tarif parkir yang mencekik sehingga tidak mendukung dunia pariwisata daerah.
Sumber : tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: