Beriklan Disini

Impian Puluhan Tahun Warga Batola Terwujud


Impian puluhan tahun warga tiga pulau (Pulau Sugara, Suwangi dan Pulau Alalak) untuk memiliki jembatan permanen yang aman dan nyaman dilintasi sudah terwujud.
Secara resmi, Senin (23/5/2016) kemarin, Bupati Barito Kuala (Batola) H Hasanuddin Murad meresmikan jembatan yang menghubungkan kelurahan Berangas Barat itu.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti. Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Kalsel yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Batola, Hj Noormiliyani AS, Kapolres Batola AKBP Risnanto, Kadis PU Batola Abdul Manaf dan Camat Alalak M Haris. Jembatan Pulau Sugara itu berkonstruksi beton dengan panjang 130 meter dan lebar tujuh meter yang menelan biaya dari APBN sebesar Rp 39,9 miliar.
"Pembangunan jembatan ini dengan sistem multiyears, selama tiga tahun," ujar Kadis PU Batola Abdul Manaf.
Ahmad Rafiq, tokoh masyarakat Alalak mengatakan, jembatan permanen yang menghubungkan Berangas Barat dengan Pulau Sugara sudah sangat lama didambakan. Hanya pada masa kepemimpinan H Hasanuddin Murad pembangunan jembatan bisa terwujud. Selain jembatan, juga air bersih bisa dapat dinikmati warga.
"Terima kasih pak bupati, semoga pembangunan di tiga pulau terus dilanjutkan," ujarnya penuh harap.
Dengan adanya jembatan Pulau Sugara, kata Ahmad Rafiq, perekonomian masyarakat di tiga pulau semakin maju. "Mobil ambulance sudah kawa masuk membawa orang sakit," kata Ahmad Rafiq menggambarkan manfaat jembatan.
Parhan, selaku kontraktor pembangunan jembatan Pulau Sugara menyatakan, keberhasilan pembangunan berkat dukungan masyarakat. "Pembangunan jembatan ini adalah hasil karya bupati dan menjadi kenangan manis anak cucu kita," kata Parhan.
Bupati H Hasanuddin Murad mengatakan jembatan Pulau Sugara bukan saja untuk kita saat ini tapi juga buat anak cucu. Sebab,Jembatan Pulau Sugara dibangun dengan kekuatan sampai 75 tahun bahkan sampai seratus tahun.
Tidak saja jembatan Pulau Sugara, kata bupati, di Kecamatan Alalak ada tiga jembatan lainnya dibangun. "Kalau dihitung keempat jembatan itu menghabiskan dana Rp 75 miliar," terangnya.
Peresmian dilaksanakan di atas Jembatan Pulau Sugara.

Dalam kesempatan bertemu dengan masyarakat yang memenuhi jembatan, Bupati menegaskan tidak mudah untuk mendapatkan dana dari pusat. Berkat doa warga, akhirnya keempat jembatan di Kecamatan Alalak dapat terwujud.
"Karena untuk bajanji pada periode kedua membangunkan jembatan, maka ulun berusaha mencarikan dana APBN," kata Hasan.
Sumber : tribunnews
Share:

Join With Us

Ads Google

Yang Sering Dibaca

Pasang Iklan

Info Kalsel Hari Ini

IBX5832BBDA88A32

Pendidikan