Beriklan Disini

Ciri Khas Kota Banjarmasin



Banjarmasin ialah sebuah namakota dan sekaligus ibokota provinsi Kalimantan Selatan yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Tengah. Di Banjarmasin berbagai kebudayaan dan makanan ciri khas yang dimilikinya. Banjarmasin di kenal dengan kota seribu sungai, Karena Banjarmasin di kelilingi sungai sungai. Berikut adalah tentang Banjarmasin.1. SeniBudaya
Banjarmasin ialah nama kota dan sekaligus ibukota dari Kalimantan Selatan.Kalimantan selatan mempunyai kebudayaan dan makanan yang sangat bervariasi. Misalnya ialah kebudayaan pawai, pawai ini dilakukan pada malam hari apabila menyambut hari besar Islam seperti menyambut bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan lain-lain. Biasanya pawai ini di ikuti oleh berbagai lapisan atau kelompok masyarakat misalkan remaja masjid, BUMN dan lain-lain. Akan tetapi pawai ini tidak hanya jalan saja, diiringi dengan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.Adat istiadat daerah saya yang sangat melekat dengan kehidupan sosial warga masyarakat yang bercirikan Islam terus terjaga dan dipertahankan, itu dapat kita lihat dari kesaharian masyarakat tersebut. Hal itu semua dapat kita saksisan dengan berbagai kesenian yang di tampilkan dari berbagai pentas kesenian Banjar yang sering ditampilkan dalam acara-acara resmi, seperti tari-tarian dan music tradisional Banjar. Demikian pula upacara adat khas Banjar yang biasanya dilaksanakan dalam rangka perkawinan, kelahiran, ataupun peringatan   terhadap peristiwa penting lainnya. Conntohnya seperti madihin, musing panting, batimung, upacara penganten, dan lain-lainnya.
2. CiriKhas
        Ciri khas kebudayaan Banjar sangatlah bervariasi dimana kita dapat mengetahui apa dari ciri-ciri masyarakat banjar, karena mereka mempunyai cirri yang sangat berbeda. Ciri Khas tersebut turun menurun dari tetuanya masyarkat banjar hingga  sampai sekarang ini. Salah satu cirri khas banjar yaitu kain sasirangan. kain sassirangan ini adalah kain khas Kalimantan Selatan yang telah turun menurun keasliannya hingga sekarang ini.
Menurut para tetua masyarakat Banjarmasin kain sasirangan ini dulunya adalah sebagai ikat kepala (laung), juga sebagai sabuk dipakai untuk laki-laki, serta sebagai selendang,  kerudung, atau udat (kemben) oleh kaum wanita. Kain ini juga sebagai pakaian adat dipakai pada upacara-upacara adat, bahkan digunakan pada pengobatan orang sakit. Tapi saat ini, kain sasirangan peruntukannya tidak lagi untuk spiritual sudah menjadi pakaian untuk kegiatan sehari-hari, dan merupakan cirri khas sandang dari Kalsel. Di Kalsel, kain sasirangan merupakan salah satu kerajinan khas daerah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan.
        Proses pembuatan kain sasirangan ini tidaklah mudah harus terlebih dahulu mempunyai keahlian dalam berbagaicara untuk menghasilkan kain yang maksimal. Langkah pertama yaitu kita harus menyiapkan kainnya terlebih dahulu, kemudian kain yang tadi di sirang terlebih dahulu dan di potong secukupnya.Kemudian kain tersebut di gambar dengan motif-motif kain adat lantar disirang kemudian di jahit. Kemudian tariklah benang kain yang telah kita jahit tersebut, dengan maksud untuk mengencangkannya. Selanjutnya yaitu proses mewarnai sasirangan tersebut, setelah seluruh kain di beriwarna maka bersihkanlah seluruh kain tersebut hingga bersih. Yang terakhir jemurlah kain sasirangant ersebut.
3.Makanan
         Kalau setiap daerah mempunyai makanan khas daerah tersebut, Kalsel pun juga mempunyai khas makanan yang sangat banyak, menarik dan sangat enak. Kalau berkunjung ke Kalsel,pasti akan berjumpa dengan warung-warung di pinggir jalan dengan berbagai menu khas banjar yang menarik. Di banjar ada sebuah lokasi dimana orang dapat berjual beli di atas air, yaitu pasar terapung. DI pasar terapung inilah orang melakukan jual beli melalui “klotok” disana juga banyak terdapat makanan khas Banjarmasin berikut adalah kuliner khas Banjar:
  • Soto Banjar, orang banyak mengenal soto banjar,akan tetapi soto Banjar ini akan lebih menarik apabila di coba.
  • Masakan Laksa, serabi, kue 41 macam
  • Sementara masakan Banjar secara umum, atau paling lengkap ada gangan waluh, sambalacan, papuyu dan haruan baubar, urap iwak bapais, iwak basanga, dan lain-lainnya.
  • Nasikuning, ini adalah masakan khas banjar, masakan ini biasanya dijual pada pagi hari.

Itilah ciri kebudayaan masyarakat Kalsel ataupun Banjar, yang mempunya seribu macam aneka kebudayaan dan makanan khasnya.
Sumber : Wordpress
Share:

Join With Us

Yang Sering Dibaca

Pasang Iklan

Info Kalsel Hari Ini

IBX5832BBDA88A32

Pendidikan