Minggu, 22 Mei 2016

Anggota Serikat Pekerja Minamas Kampanye Tolak Paham Radikal


Ribuan buruh yang tergabung di Federasi Serikat Pekerja Minamas Area Sungai Durian, Kotabaru, merasa prihatin dengan masih maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat-obatan dan minuman keras (miras).
Akibat dari penggunaan 'barang' tersebut tak jarang menjadi pemicu tindak kriminalitas seperti pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak.
Hal ini menjadi inspirasi buruh diwakili pengurus SP (serikat pekerja) mengampanyekan bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kotabaru umumnya dan wilayah kecamatan Sungaidurian, Pamukan Barat, Pamukan Utara dan sekitarnya.
Spanduk salah satu media sosialisasi yang dipasang pengurus SP bersama Kepala Polsek Pamukan Barat/Utara, Iptu Boni Facius, berisi imbauan dan penolakan kebaradaan narkoba serta miras. Mereka juga menolak keras paham radikalisme.
Ketua Federasi SP Minamas ASD, Rabbiansyah mengatakan pemasangan spanduk sebagai bentuk keseriusan mereka dari keluarga besar federasi ASD menolak keras terhadap paham radikal, narkoba dan miras.
"STOP kekerasan terhadap anak," ungkap Rabbiansyah melalui telepon genggamnya, Minggu (22/5/2016).
Sumber : tribunnews

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: