Minggu, 10 April 2016

Si Palui Baurut Dan Batatamba

'Baurut Batatamba' Jawara Festival Palui IV Uniska
BPost/Riza
Ilustrasi Palui
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pembagian buku 'Si Palui' jilid II berjudul Palui Naik Haji, dilanjutkan penampilan 'Sekuntum Bunga Buat Halimah' oleh Sanggar Tititian Barantai Uniska Banjarmasin menandai berakhirnya Festival Teater Palui IV 2016.
Adalah Sanggar Seni Demokrat Banjarmasin yang menjadi pemenang pertama pada Festival Teater Palui 4 2016 yang dilaksanakan selama tiga hari di
Balairungsari Taman Budaya Kalimantan Selatan, berakhir Minggu (10/4/2016) malam.
Sanggar Seni Demokrat Banjarmasin menjadi pemenang pertama setelah pada festival diikuti 26 komunitas sanggar teater se Kalsel tersebut menampilkan pertunjukan Teater Palui berjudul Baurut Batatamba.
Ahmad Nazar Anugrah Sutradaranya
Sanggar Seni Demokrat. Unlam Banjarmasin mengakui bersyukur komunitas yang dipimpinnya bisa menjuarai Festival Palui ke 4 2016.
Embe, demikian Ahmad Nazar Anugrah biasa disapa temannya, mengaku keberhasilan Sanggar Seni Demokrat Fisip Unlam menjuarai festival tersebut tidak terlepas usaha keras latihan yang pihaknya lakukan.
Alumni FSIP Unlam Banjarmasin tersebut, mengakui berhasil mereka tersebut juga tidak terlepas dari pengalaman kegagalan pihaknya tampil pada Festival Teater Palui III yang dilaksanakan Sanggar Titian Barantai Uniska Banjarmasin.
"Rahasia sukses pasti pertama belajar dari pengalaman tahun kemarin gagal (juara tiga). Kami berpikir kalau tampil seperti sebelumnya pasti gagal sehingga mencari pembeda seperti sebelumnya. Sehingga pada festival ke 4 ini kami pun menguatkan krakter seperti Palui, Garbus, Tulamak dan Tuh Hirang," kata Embe.
Embe beralasan dia mengambil judul Baurut Betatamba, ide tersebut timbulnya terlintas begitu saja.
"Sebelum ada obat dan dokter dulu masyarakat Banjarmasin kalau ada orang sakit kalau tidak baurut betatamba mengguna media kain sasirangan. Dulu ada budaya betatamba seperti dengan media kain warna. Jaman sekarang orang banyak beralih keobat. Misalnya kain sasirangan warna kuning pesakit kena wisa. Warna Unggu sakit perut, merah sakit kepala. Dalam teater Palui ini kami hanya Ingin memberikan informasinya," jelasnya.

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: