Kamis, 21 April 2016

Harga Sawit NAIK, Petani Desa Serongga Bisa Tersenyum


Setelah beberapa pekan terakhir harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus mengalami kenaikan, di pekan ini harga TBS di Ds. Serongga mengalami kenaikan dari harga Rp 1200 menjadi Rp 1900.
hal ini pun menjadi angin segar bagi para petani Ds. Serongga, menurut salah satu Petani Serongga Eka Patra, dia merasa senang dengan naiknya harga sawit ini karna sebelumnya harga sawit  begitu murah hingga akhirnya sebagian petani mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
kini saya bisa fokus dengan sawit tidak perlu lagi mencari pekerjaan sampingan, dan berharap harga sawit akan terus naik, " Ucap Eka Patra.
Direktur Eksekutif Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) Nurdiana Darus memastikan, management IPOP akan terus mendukung pemerintah dalam mengatasi masalah para petani sawit tanah air.
Pasalnya, untuk mengidentifikasi dan memahami akar permasalahan yang dialami petani sawi, IPOP juga akan menentukan dukungannya untuk mengatasi permasalahan legal dan  teknis, agar petani dapat mengimplementasikan praktik berkelanjutan di lapangan.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, semua penandatangan ikrar IPOP – Asian Agri, GAR, Wilmar, Cargill, Musim Mas dan Astra Argo Lestari sangat aktif dalam mengimplementasikan program pemberdayaan petani, baik plasma maupun swadaya yang secara kolektif berkontribusi terhadap 40% minyak sawit Indonesia.
Masing-masing perusahaan terus memberdayakan petani tersebut secara kolektif melalui program pemberdayaan dalam IPOP. Upaya kolektif ini, tentunya, akan membawa dampak yang lebih besar terhadap peningkatan produktivitas dan kapasitas petani di Indonesia,

Editor    : A Budi Y
Sumber : infosawit

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: