Rabu, 06 April 2016

Banjarmasin Dan Barabai Di Guncang Gempa


Ilustrasi
BARABAI – Kepanikan menyergap warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Warga merasakan getaran yang menggoyang lantai dan bangunan rumah. Getaran seperti gempa ringan itu terjadi sekitar pukul  20.45 Wita dengan durasi sekitar 5 detik. Selang beberapa detik kemudian getaran kedua kembali terasa. 
Mendadak warga yang merasakan lantai di rumahnya bergetar langsung ke luar rumah. Karena takut, sebagian warga ramai-ramai bikin status di media sosialnya. "Benar ya rumah bergoyang, dua kali nih aku rasakan," kata Lia, warga Barabai yang mendadak ke luar rumah bersama dua anaknya lelakinya tadi malam. Getaran serupa juga dirasakan Ninda, warga Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan. Sembari berkomunikasi dengan rekannya melalui telpon ia mengabarkan tentang apa yang dirasakannya tersebut.
Getaran serupa juga dirasakan sejumlah prajurit di Batalyon 621 Manuntung Barabai. Di sela-sela acara syukuran kenaikan pangkat, para prajurit ikut merasakan getaran singkat tersebut. "Aku kira cuma di sini (Yonif 621) bergetar, setelah melihat status di medsos kawan rupanya sama-sama merasakan getaran," kata Fadli, salah satu undangan di acara tersebut.
Tak hanya di Barabai, sebagian warga Banjarmasin juga merasakan getaran yagn sama. Afifudin, warga di kawasan Gatot Subroto mengaku merasakan getaran pada lantai rumahnya. “Memang sempat terasa beberapa detik saja,” katanya. Namun getaran yang terjadi di Banjarmasin hanya dirasakan warga di beberapa kawasan saja.
Sementara itu Kasi Data dan Informasi Kantor Klimatologi BMKG Kalsel Miftahul Munir mengaku telah mengetahui adanya getaran tersebut. Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan getaran  tersebut disebabkan oleh apa. "Kami di sini hanya klimatologi, kalau masalah getaran tersebut datanya ada di bagian geofisika dan kantornya ada di Balikpapan," ujarnya.
Tapi dilihat dari lokasinya, ia menduga getaran tersebut terjadi karena adanya patahan purba di sekitaran Pegunungan Meratus. "Daerah dekat Pegunungan Meratus memang rawan, ibarat tanah retak maka akan rawan adanya getaran," katanya. “Tapi itu hanya dugaan, untuk lebih jelasnya informasi bisa didapatkan di bagian geofisika BMKG Balikpapan. Besok (hari ini) saya mintakan datanya Mas," pungkasnya. (mam/ris/tof) PROKAL

SHARE THIS

Author:

HABAR BANUA KALIMANTAN SELATAN, TERBAIK DALAM PENYAMPAIAN AKURAT DALAM INFORMASI

0 comments: